Chocolate, Vanilla. #04

Author : Gumball
Tittle : Chocolate, Vanilla. #04. Hang On.
Main Cast :
Choi Sooyoung,
 Cho Kyuhyun
Supporting Cast : akan bermunculan seiring jalannya cerita,, hhe..
Genre : Romance, School life, ect.

Ehhemm, sebelunya maap nge-postnya lama aku ada alasan pribadi… Moga2 masih pda inget jalan ceritanya, maap kalo ceritanya rada kurang berkenan. yang bingung boleh tanya di kotak Comment
aku ga banyak2 kata,, silahkan langsung saja di baca. Moga2 kalian masih mau membaca FFku ini.

HAPPY Reading!~

Sooyoung berlari dengan sekuat tenaga dia bahakan mengabaikan Penjaga sekolah serta supirnya yang StandBy mengantarnya. Sooyoung seperti kehilangan akal sehatnya, dia hanya berpirkir bahwa dia harus cepat, agar dia tidak menyesal nantinya. Tempat yang dia tuju sudah pasti….

***

‘Decision…’

Kling’ Suara bel kecil di pintu.

Seorang namja bertubuh tinggi dan kulit kecoklatan memasuki sebuah Bakery.

“Selamat siang ^^ , Silahkan memesan… Hari ini ada klappertaart dengan kismis”Ujar pelayan toko.

“Umm… apa Lapis Chocolate Vanilla masih ada?..”tanya sang pembeli. “Sepertinya kami kehabisan… Tapi, tunggu sebentar biar saya tanyakan dulu ^^”jawab pelayan tadi.
“Ne~”.

Tak lama pelayan pun datang dari belakang toko “Anda pembeli yang beruntung, kami masih punya satu box lagi.”ujar sang pelayan.
“WAHH~ Gamsahabnida..”.
“Ne ^^”.

Namja barusan menghentikan langkahnya dan berbalik kembali. “Oiiya tolong berikan ini pada Mrs. Cho, katakan ini dari Han Mi Sook”Ujarnya sambil memberikan paperbag yang cukup besar. “Ah- Ne…”

***

@Choi’s Financial Group.

“Tuan, 40 menit lagi kita harus sampai di bandara.”ujar namja berkacamata serba rapih. “Aku tau… Sekertaris Lee, tolong sampaikan pada Wakil Kang untuk menyerahkan laporan rapat kemarin.”ujarnya sambil masih sibuk dengan kertas-keras di mejanya. “Ne.”

Hari ini memang hari keberangkatannya ke London, tapi Siwon punya banyak hal yang harus dia selesaikan dahulu sebelum pergi dengan tenang.

Setelah Sekertaris Lee keluar dari ruangan, Siwon merebahakan dirinya sebentar di kursi kerjanya. Dia mengusap-usap keningnya, dia merasa banyak beban pikiran di kepalanya.

Tiba-tiba ada kerusuhan yang terdengar berasal dari luar ruangan Siwon. ‘Argghh!—ada apa ini ribut-ribut?! Bikin pusing saja!’Rutuk Siwon dalam hati.

Tskk!( fx= Answering Machine)

Terdengar suara sekertaris Lee yang samar-samar
“Tuan— ada siswi SMA memaksa masuk, dia bilang-..”

“Oppa!!..”

“Sooyoung?!!” Siwon segera bangun dari kursinya dan cepat menekan tombol kecil. “Biarkan dia masuk jangan halangi dia!.”printah Siwon tegas.

Siwon juga segera membuka pintu ruangannya. Dilihatnya Sooyoung dengan pakayan yang kusut dan penuh dengan keringat.

“Soo-Sooyoung?__”panggil Siwon yang masih setengah tak percaya. Sooyoung yang dipeganngi oleh banyak penjaga melihat kearah Siwon dan mulai menangis. “Ya! Lepaskan dia!”printah Siwon lagi. Siwon mengahampiri Sooyoung. “Tapi Tuan-”.

“Apa yang kalian lakukan! Membuat cucu Direktur Utama Choi JiHo menangis!”ujar Siwon. Para pegawai maupun petugas keamanan yang berada di lantai itu kaget luar biasa. Siwon segera merangkul dan menuntun Sooyoung keruanggannya.

Siwon’s Room.

Sooyoung masih menangis pelan sambil memeluk dan menenggelamkan kepalannya di dada Siwon. “Oppa—”panggil Sooyoung dengan masih tetap pada posisinya. “n-ne?..”.

“Mianhae____”ujar Sooyoung pelan. “eng-..”.
“Walaupun aku sudah bilang seperti itu, Apa kau masih tetap akan pergi?”Tanya Sooyoung.
“eng— begitulah..”jawab Siwon dengan tanggung.

“huft… memang lebih baik seperti itu. Kalau tidak hidupmu pasti sudah makin berantakan dibanding sekar-”ujar Sooyoung dia mengangkat kepalannya.

“Soo! Berhenti bersikap seperti ini!! Ini bukan salahmu aku harus pergi ke London, ini jalan yang aku pilih. Akulah yang bersalah karena menjadi pengecut!”Ujar Siwon sambil menggenggam bahu Sooyoung. Sooyoung terlihat heran dengan yang di katakan Siwon.

“Apa maksudmu?- Aku tidak mengerti!— Tunggu dulu apa Kakek yang menyusun semua ini.”ujar Sooyoung menatap Siwon curiga. “Tu-tunggu Soo, i-itu tidak benar!!.. Percayalah padaku, suatu saat nanti aku akan bicara pada mu”Ujar Siwon menenangkan. Dia memeluk Sooyoung kembali.

“Tuan, Mobil anda sudah siap.”terdengar suara dari luar ruangan.
“5 menit!!”ujar Siwon meminta waktu.

“Soo, Aku harus pergi. Aku harus selesaikan apa yang aku mulai. Aku harap kau mau mengerti,,,”Ujar Siwon sambil mengelus pipi Sooyoung.
“Berjanjilah padaku satu hal…”Sela Sooyoung, Siwon hanya mengangguk.

“Kau harus kembali. Kembali menemuiku apa pun yang terjadi!!”ujar Sooyoung sambil menggenggam tangan Siwon. “Hehh~ Ne, Aku pasti kembali.”ujar siwon dengan senyuman gentelnya. Siwon kemudian mencium pipi kanan Sooyoung.

Siwon memeluk Sooyoung sangat erat. “Annyeong!~”ujar Sooyoung dengan senyum yang sedikit dipaksakan. Siwon membalasnya dengan lambaian tangan dan Siwon pun berjalan menjauh meninggalkan Sooyoung.

“How can I meet you again, if you’ve taken by another man.”
“Ahhh, I’m such a loser”

~~~

‘The Next Guy.’

Kling’ Suara bel kecil di pintu.

“Selamat siang ^^ , Silahkan memesan… Ha- O! Selamat Siang, Tuan!-” Ujar pelayan toko sedikit kaget dengan yang dilihatnya.
“hhe~,,, Gwenchana~… Omma ga?”ujar Kyuhyun menanyakan Omma-nya yang mengelola bakery. “Sajangnim ada diruangannya, Tuan.”jawab pelayan tersebut.
“Oh~ Gomawo~”.

Knock, Knock,,

“Masuk!..”

“Oh! Kyu-ah!… Sudah pulang, Bagaimana sekolah?”Tanya wanita paruh baya yang duduk di belakang meja kerjanya.
“hmm~ Lumayan…”Jawab Kyuhyun santai dan menjatuhkan dirinya di Sofa.

“Hanya itu?! Bukankah ada hal lain… Seperti,, ada yeoja yang kau suka atau mungkin kau dapat teman baru?___”Tanya Omma Kyu.
“Ada. Aku dapat beberapa teman yang cukup aneh, dan ada yeoja ya,,, mungkin sedikit a..neh..”jawab Kyuhyun sambil mengernyitkan matanya.

“heh~ aneh?.. ”
“begitulah…. Ngomong-ngomong, ini dari siapa?”Tanya Kyuhyun yang melihat paperbag di atas meja. “Han MiSook?”gumam Kyuhyun saat melihat kartu yang terdapat pada paperbag.

“Oh… Itu. Itu loh~ teman Omma yang sering datang kerumah kita, dia juga tetangga kita dulu sewaktu di Busan..”ujar Ommanya Kyuhyun, Kyuhyun masih terlihat bingung.
“Masa’ kau lupa… dulu bukan kah kau berteman dekat dengan putranya?”ujar Omma Kyu. “Itu loh, yang bulat, sedikit gemuk, pipi chubby…”“Ah! Si Tukang Makan!! Kan?”Potong Kyuhyun.

“YA! Tidak baik kau terus-terusan memanggilnya seperti itu!”Tegur Omma Kyu.
“Ah! Mian… hhe, Oiya. Bukankah mereka ada di Jepang??”ujar Kyuhyun heran.

“2 bulan yang lalu mereka pidah ke Seoul karena suaminya pindah tugas lagi. ”jawab Omma Kyu.
Jiinja?! Hmmmm..”gumam Kyuhyun.

***

‘The Unexpected Events.’

@School~

Kyuhyun berjalan menuju kelasnya, sekali-kali dia menguap. Hari ini hari yang normal, tidak hujan atau pun panas.

“Yoo! Playboy~”panggil Donghae dari belakang.
“playboy??”gumam Kyuhyun.
Annyeong!~”sapa Eunhyuk yang menyusul.

“Bagaimana kemarin? Kau tidak apa-apa kan? Choi Sooyoung tidak membakar rumah mu, atau apalah?!”Ujar Donghae.
“Aku tidak mengerti maksudmu? Kau mengejekku atau kau memang seperti ini?”ujar Kyuhyun malas.

“Ya! Ya! Ini masih pagi berhenti mengganggunya Hae-ah!”tegur Eunhyuk.

Mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju kelas. Lagi-lagi koridor kelas di penuhi dengan suara bising lainnya.

“Ya, The Triplest datang lagi.”ujar Donghae yang ikut-ikutan melihat lewat pintu.
“Ahh~ paling masalah dengan kepala sekolah lagi.”ujar Eunhyuk yang duduk dekat Kyuhyun.

“Ya, Choi Sooyoung bawa bodyguard-nya!!”ujar Donghae yang melaporkan setiap keadaan yang terjadi. “Maksudmu, Seo Joohyu dan Tiffany Hwang? Thc, itu sudah biasa..”ujar Eunhyuk lagi, Kyuhyun masih sibuk dengan ponselnya.

“Ya! Choi Sooyoung melewati Ruang Kepala sekolah!!”panik Donghae.
“Mwo?! Ya! Kenapa dari tadi kau bicara yang tidak perlu?!”kesal Eunhyuk.

“ya, mungkin Choi Sooyoung punya urusan lain,, thhe~”ujar Kyuhyun tertawa pelan.
“YA! Ini serius dia menuju kemari!!!”panik Donghae.
Eunhyuk yang penasaran ikut melihat juga“YA! Kyu, dia serius!”Tambah Eunhyuk.

Makin lama suara keributa makin keras terdengar di suara Kyuhyun dan tiba-tiba hening. Kyuhyun masih sibuk dengan ponselnya, dia tak menyadari hala yang terjadi di sekitarnya. Lama-lama Kyuhyun berperasaan tidak enak karena tidak mendengar suara murid-murid lain yang biasanya ribut.

Kyuhyun mengangkat kepalanya. “Oh God!!”kaget Kyuhyun dengan yang dilihatnya. “Annyeonghaseo…”Sapa Sooyoung dengan elegannya. “o, an-annyeonghaseo…”ujar Kyuhyun terbata-bata, bukan dikaranakan dia kaget melihat Sooyoung yang datang menghampirinya, mungkin sedikit. Tapi, yang membuatnya sedikit tidak nyaman adalah 2 pria yang ada di belakangnya(Sooyoung).

“Donghae-ah… waktu kau bilang bodyguard,,, maksudmu bukan dua orang yeoja??-”ujar Kyuhyun sambil melirik kearah Donghae. Donghae hanya menggeleng dengan cepat. “o-ohh— begitu ya.. h-he..”gumam Kyuhyun dangan tersenyum garing.

‘Sial kau Lee Donghae!!’.

“Jja!, Umm- Jyu-, Myu-, Ku-, Gyu-..” “Kyuhyun!, Cho Kyuhyun.. im-nida..” potong Kyuhyun yang melihat Sooyoung tampakkesulitan mengingat namanya. Sooyoung hanya menatap Kyuhyun yang mulai keringat dingin itu dengan tatapan aneh.
Jelas, Siapa yang tidak akan keringat dingin bila diplototi 2 pria berjas dan bertubuh besar.

“Ehemm. Aku kemari hanya mau mengucapkan terima kasih saja… ini bukan suapan agar kau tutup mulut soal beberapa hari belakangan ini. Aku tau kau bukan tipe orang seperti itu.. kan?”Ujar Sooyoung sambil menaruh beberapa paperbag di atas meja Kyuhyun.

Murid-murid lain mulai bergunjing dibelakangnya.
“umm, Sooyoung—-shi?.. Terima kasih atas tawaran mu, tanpa kau berikan aku barang2 ini aku juga tidak akan bilang pada siapapun,, Aku berjanji.”Kyuhyun cepat-cepat angkat bicara.

“lagi pula.. sebagian juga salahku yang menguping pembicaraanmu dengan-…”Kyuhyun tidak jadi meneruskan kalimatnya, dilihatnya Sooyoung sudah memelototinya, belum lagi 2 bodyguard dibelakangnya terlihat seram.

“Kalau begitu Kyuhyun—-shi?. Karna kau juga mengakui sebagian kesalahanmu,,”
“Kau boleh simpan barangnya. Aku tidak butuh!.”
“Tapi kau harus ingat satu hal, kau ingkari janjimu maka ponselmu akan ada ditenggorokanmu!!”Ujar Sooyoung, terdengar sedikit mengancam.

Sooyoung berjalan keluar dari kelas Kyuhyun diikuti suara ricuh lainnya, sebelumnya Sooyoung sempat melempar tatapan tajam pada Kyuhyun.

“Ya!~ tadi itu sangat sengit!~ Woo..”gumam Donghae. “jja, bagaimana rasanya diterkam Singa?”ledek Eunhyuk.
“Ahh— Aku tidak ingin membahasnya.”ujar Kyuhyun.
“Aku sudah memperingatimu kan?~~”ledek Eunhyuk lagi.

“WAw.. Dia memberikanmu Sepatu Kulit dan Cake~”ujar Gonghae yang seperti anaka kecil mengoprek isi paperbag.
“Ya, Hae.. jangan mengoprek barang orang lain!!”seru Eunhyuk pada Donghae.

“Ne.. Mianhae~

***

‘You Won’t Believe This!!’

@Break Time/Canteen.

Kyuhyun, Enhyuk dan Donghae sedang dalam perjalanan menuju meja kosong sambil membawa piring dan susu mereka.

“Ahh sial! Aku meninggalkan ponselku!”Ujar Donghae tiba-tiba berbalik.

‘BUGH!’ Donghae menabrak sesuatu, tepatnya seseorang. Makanannya jatuh berantakan. Eunhyuk cepat-cepat membantu Donghae. Sedangkan Kyuhyun malah membatu karena tidak percaya dengan yang dilihatnya

Mi-mianhae, Aku tidak sengaja!!, mari..”Ujarnya sambil menjulurkan tangannya.

“OH GOD!! Mom, You will not believe THIS!”

 TBC!!~

sebelumnya maap atas segala typo dan kata2 yang kurang pantas. Dan satu lagi maap komen2 di part sebelumya belum aku balesin. Aku belum ada waktu, segala cacimakinya kritik dan sarannya diterima di kotak Comment ^^. setelah baca jangan lupa komen ya~~

Love you so much!!~

 

Advertisements

Chocolate, Vanilla. #03

Author : Gumball
Tittle : Chocolate, Vanilla. #03. Your Tears.
Main Cast :
Choi Sooyoung,
 Cho Kyuhyun
Supporting Cast : akan bermunculan seiring jalannya cerita,, hhe..
Genre : Romance, School life, ect.

HHAA~~~ Akhirnya bisa nge-post juga… Mian ya semuanya, internet dirumah mati/nyala… alias ga bisa dipake… maap yaa baru di post-nya sekarang. Semoga chingu2 masih pada mau baca FF ini dan memaafkan di bulan suci ini…. phuphu~ Selamat idul firti yaa~~ ya udah deh buat yang baca Gomawo ya~

HAPPY Reading!~

Sadness, Anger, and Regret.

“Apa kau bodoh?!”ujar suara yang belakangan ini Sooyoung dengar-Kyuhyun-.
“Kau menyalahkan kaki mu sendiri? Aku tidak menyangka sisiwi No. 1 seperti mu bisa setidak masuk akal begini…”ujar Kyuhyun.

Sooyoung berbalik dengan malas sambil masih bertopang pada tembok, dilihatnya wajah seorang namja yang tidak asing.
“Ya!, urusan kita memang belum selesai, tapi bukan berarti kau bisa menemuiku seenaknya!”ujar Sooyoung, perasaannya bercampur aduk antara kesedihan, kemarahan, dan penyesalan.

“Oh, Lihat! Kau mencoba melampiaskan perasaan mu padaku…”ujar Kyuhyun yang terdengar seperti ledekan di telinga Sooyoung.

“YA! Apa maksudmu huh?! jangan bicara macam-macam, aku bisa buat kau tidak bicara lagi seumur hidup!!”ancam Sooyoung.
“Lihat,, Sekarang kau makin terlihat bodoh dengan dialog -Aku-yang-berkuasa-disini-“ledek Kyuhyun.

“Kau benar-benar!!-”
“Perkataan dan ekspresi wajahmu tidak cocok satu sama lain… Jangan menahan diri, kalau ingin menangis, menangis saja… jangan so’ kuat..” ujar Kyuhyun, terkesan dingin memang. Sooyoung terlihat terdiam terpaku mendengar perkataan Kyuhyun, matanya berkaca-kaca.

“A-aku ti-dak akan menangis…Aku.. tidak.. menangis…*sniff*” Sooyoung merasa air matanya keluar. Sooyoung cepat-cepat menghapusnya begitu seterusnya, semakin banyak air mata yang keluar semakin sering dia menghapusnya. Kyuhyun hanya terpaku melihat yeoja yang tertunduk di depannya ini.

“SIAL!.”

***

‘Misunderstanding’

BUGH’
Siwon memukulkan tangan kirinya ke tembok kuat-kuat. Hanya orang kehilangan akal sehat saja yang melakukan itu.
Buatnya, rasa sakit itu tidak ada apa-apanya dibanding rasa penyesalannya.

“a~a~,, Tadinya kami ingin menghajarmu karena melukai hati Sooyoung, tapi kau sudah mendahului kami.”ujar Tiffany santai sambil bersandar di tembok.

“Siwon Oppa! Ba-bagaimana bisa k-kau lakukan itu pada Sooyoung unni?!”tanya Seohyun yang bersama dengan Tiffany.

Siwon terdiam cukup lama
“Kau tau, Sooyoung tersakiti bukan karena kau tidak mengundangnya ke pertuanganmu atau kau akan bertungan dengan Im Yoona-shi..”ujar Tiffany.
“ahh.. mungkin sedikit. Tapi yang menjadi masalah utamannya adalah kau menyembunyikannya dari Sooyoung.”koreksi Tiffany.

“Unni!-“potong Seohyun. ” Dia pasti merasa sendirian,,, walaupun masih ada kami. Tapi, itu berbeda kau itu keluarganya dan kami hanya teman dekatnya!”Lanjut Tiffany sambil mengabaikan Seohyun.

“Aku memang bukan berada di posisi untuk mengatakan ini dan aku juga tidak punya hak untuk marah padamu karena ini masalahmu dan Sooyoung…” ujar Tiffany. Hening sejenak terlihat masing-masing dari mereka sedang merenung

“Ahh~ ,Semoga kita tidak bertemu lagi. Aku harap aku tidak akan melupakan pertemuan kita ini yang cuman sedikit, Selamat tinggal!”ujar Tiffany sambil berlalu pergi.

“Oppa, Setau-ku kau bukanlah tipe orang yang seperti ini. Mengapa kau-”.
“aku tidak berniat menyembunyikannya! Aku, aku hanya takut menyakiti hatinya…”. “Aku takut dia pergi dari sisiku… dan merasa tertinggal belakang lagi…”potong Siwon yang akhirnya buka mulut.

“Tapi oppa, Sooyoung unni tidak akan meninggalkanmu atau kesepian walaupun kau menikah dengan orang lain. Kau satu-satunya yang dia anggap keluarga…”jelas Seohyun dengan suaranya yang melmbut.

“Tch!.. kau benar. Aku takut menyakitinya… tapi pada akhirnya aku membuatnya terluka lebih dalam. Cih.. aku memang pengecut..”Sesal Siwon sambil meremas jas-nya, dia tertunduk lemas merenungi dan menyesali yang ia perbuat.

***

‘Why it Feels Uneasy?.’

“Wow!!~ Minggu ini mereka punya terusan berenda!!”ujar Tiffany spontan.

“Soo! Kau harus lihat ini!.. lihat!” “Soo?!”panggil Tiffany yang memperhatikan Sooyoung yang melamun.

“Oi!..” panggil Tiffany sambil menoel pipinya.
“Aishh.. Ara-yo..”ujar Sooyoung merebut majalah yang Tiffany pegang.
Sooyoung agak bingung bagaimana melihatnya “Terbalik Soo -_-“ujar Tiffany.

“I Know!”ujar Sooyoung yang menahan malu, Tiffany hanya memutar bola matanya.
Sooyoung membolak-balik halaman majalah.

“bagaimana menurutmu?..”tanya Tiffany. “membosankan!, terlalu kuno!, pasti panas menggunakannya!”jawab Sooyoung datar lalu melempar majahnya sembarang.

“Ya~ ini lucu tau… kalau kau ingin foto mu bagus kau harus menggunakan baju yang lucu..”ujar Tiffany sambil menggembungkan pipnya. “kalau begitu kau saja yang pakai.”

Sooyoung hanya melipat kakinya dan menyeruput tehnya suasananya jadi hening sekarang.

“AH! Bosaaaann— Aku keluar!. bye~”Pamit Tiffany keluar sambil membawa kameranya.

Suasana kembali hening hanya ada Seohyun yang sedang asik membolak-balik halaman buku dan Sooyoung terlihat melamun.

“menagislah~..”

“ARGGHHH!!… michyeo!!“ujar Sooyoung mengacak-acak rambutnya karena tiba-tiba sesuatu terlintas di pikirannya.

Rasanya suara itu terus terngiang di telinga Sooyoung.

“Unni?… Waeyo?!..”tanya Seohyun yang terkaget. “A-Ani- Amugeodo eobda” Jawab Sooyoung.
Sooyoung terus-terusan melihat ke arah jam. Seohyun juga mulai sadar dengn hal itu. “Unni kau harus menemui Siwon oppa-“. “Seohyun-ah, aku lelah.. aku tidur sebentar”ujar Sooyoung mengalihkan.

Sooyoung memejamkan matanya dan bersandar pada lengan sofa. ‘Apa aku salah ya?… Kalau seperti ini…’

‘atau mungkin, aku berbicara Terlalu kasar?!…’

‘ahh, tidak mungkin! tidak mungkin!’

‘Apa sebaiknya aku menemuinya yaa?..’

‘tapi Siwon oppa yang salah! Mengapa aku yang merasa berdosa?!’

‘Haah!! Aneh! Aneh!, Bodoh kau Soo!! Bo-‘

“Unni?..”panggil Seohyun yang menyadarkan Sooyoung yang berargumen dengan dirinya sendiri. “Huh?..” Sooyoung membuka matanya dan mengangkat badannya sedikit agar dapat meliha Seohyun.

“Apa kau bermimpi buruk?…”tanya Seohyun yang heran dengan tinggkah Sooyoung. “Ha? Ti-dak… Wae?”tanya Sooyoung.
“Kau terlihat aneh… Mata mu tertutup tapi mulut mu bergerak-gerak, kau juga memukuli kepala mu sendiri…”jawab Seohyun dengan jelas. “jeongmalyeo??..tanya Sooyoung yang tak menyadarinya. “Ung!.”angguk Seohyun.

“hahhh— aku benar-benar aneh—-“ujar Sooyoung kembali merebahkan kepalanya.

***

‘My Destination.’

“Gedung S , lantai 2… GreenHouse, GreenHouse… Gedung S… 2-“Kyuhyun bergumam kecil saat mencari arah yang tepat lewat Denah yang berada di Help center. “Ahh! ini dia…”

Flashback

“Biasanya TRIPLEST berada di GreenHouse, duduk manis… minum teh… makan cake… tertawa bersama-“. “Oi, Oi… dia tidak megerti maksudmu..”ujar Eunhyuk menyikut ringan Donghae yang berada di sebelahnya.

“Ahaha… mungkin sedikit.”ujar Kyuhyun mengangkat bahunya dan tersenyum garing.

“GreenHouse, Gedung S(Privat Building) lantai 2.”Jawab Eunhyuk. “Heh?!.. sekolah ini punya gedung sampai urutan abjad’S’??!!..”kaget Khyuhyun. “Anniya.. sekolah ini cuman punya 8 gedung terpisah.”jelas Eunhyuk. “Wahh- Hebatnya… “kagum Kyuhyun.

*note: hanya sekedar untuk yang pengen tau aja, biar dapet dikit gambaran.
Gedung A, B, C – Kelas normal/Kantin/Mini Market.
Gedung D – Help center/Parking Area(Teachers and Staff only). <(gedung paling kecil dibanding yang lainnya cuman 2 lantai)
Gedung E – Lapangan2 Indoor.
Gedung P – Kolam Indoor.
Gedung S – Gedung Pribadi.
Gedung H – Teater/Aula/Auditorium.

“jja– Kalau begitu, Aku pergi dulu… Annyeong~”pamit Kyuhyun berlari mejauh. “Ya!… Kyu! Kembali!!”panggil Eunhyuk sayangnya diabaikan oleh Kyuhyun.

“Aishh!!..”seru Eunhyuk frustasi. “A~A~ keledai bodoh. Tch.. mau jatuh ke lubang yang sama lagi…”ujar Donghae sambil menggelengkan kepala(dialog donghae buat kyu). Eunhyuk pun melihat kearah Donghae dengan tatapan tak jelas. “Kau yang bodoh!..kalau bicara yang jelas…”balas Eunhyuk.

“YA~”

Flashback end

“Belok kanan…. O- ini dia Gedung S!”ujar Kyuhyun melihat gedung mewah berlantai 7 di depannya ini. “Lantai 2… lantai 2” gumam Kyuhyun berjalan menuju Lift.

TING’

Pintu lift-pun terbuka, tidak disangka di dalamnya sudah ada orang. Seorang yeoja berambut merah sambil memegang kamera-Tiffany-. Setelah pintu lift terbuka dia berlari kecil keluar. Kyuhyun sempat terpaku melihatnya, pikirnya ‘Wahh– Boneka Barbie hidup…’ dan ‘Dia cantik tapi bukan tipeku…’

Kyuhyun terlalu lama berdiam diri dengan hal yang tak berguna sehingga pintu lift sudah keburu tertutup lama.

“Aisshh!!…” Kyuhyun dengan kesal memencet tombol lift.

TING’ pintu lift pun terbuka ada beberapa pegawai di dalamnya. Kyuhyun masuk dengan perasaan canggung.

‘apa benar ini sekolah?!… Wah.. aku jadi habis pikir bagaimana bisa Appa memasukanku ke seokolah ini…. ck,ck,ck’

TING’ akhirnya kyuhyun sampai pada tujuannya. Setelah keluar dari lift mata lagsung di sajikan dengan Taman botani yang super luas, nuansa putih dan hijaunya tanaman yang meyelubung, segala macam tanaman ada. “Woahhh!—-“Kyuhyun terkagum-kagum sambil melihat sekeliling. Sangat sejuk dan nyaman berada di sini. “Jadi ini yang namanya GreenHouse…    Hmm, pantas.. saja mereka tidak pernah masuk kelas.”gumam Kyuhyun yang melihat begitu indah dan nyamannya tempat ini.

“Oiya. Sooyoung…. Dimana ya?..”Kyuhyun berjalan mengitari pancuran air dan melihat sebuah pintu kaca, di depan pintu ada tulisan ‘Private Area, Members Only.’. Entah Kyuhyun tidak peka atau dia lihat tapi mengabaikannya (atau mungkin juga dia tidak mengerti maksudnya,, phuphuphu~<abaikan.)

Kyuhyun mendorong pintunya perlahan, tiba-tiba ada yang menepuk bahunya pelan.

***

Note!!: Ini mimpinya Sooyoung. Dialong yang di bold itu suaranya Siwon. Dialong yang di bold+italic itu suaranya Kyuhyun. Dialog yang normal itu suaranya Sooyoung. Author ga kasih penjelasan biar Readers ajee yang bayangin mau bagemanee tingkah mereka-mereka padee… phuphuphu~

“menangislah….”

“Soo, aku tidak mau melihat mu lagi!!.”

“Oppa!!, aku tidak bermaksud berkata seperti itu.”

“Tidak! kau benar, aku memang sengaja tidak memberitau mu apalagi mengundangmu… Hohoho—“

“Oppa!, maafkan aku!.”

“Tidak! bisa hancur hidupku! OHOHO!~”

“OPPA!!!~ Siwon Oppa!…”

“Gadis manis menangislah….. sini kemari biar ajusshi beri permen ohoyhoyhoy–…”

“Siapa kau?!?..”

“Kemari sini,,, sini…. sini…. sini…”

“Andwe!, ANDWEeee!!!!..”

~

“uwaw… What a weird dream______”Gumam Sooyoung sambil mengelap keringatnya. ‘Aku cuman tidur sebentar tapi mimpi ku serasa berhari-hari’.

“Seo!?”panggil Sooyoung. Biasanya Seohyun selalu menunggui Sooyoung tidur. Tapi sekarang Seohyun tidak ada di singgahsananya?!.  “Seohyun-ah!!…. Seo-    KYAAAA!!!—“.

Sooyoung terkaget karena orang yang dia mimpika muncul di depannya. “Ya–.. Mwoya?!…Aishhh… kupingku…”ringis Kyuhyun sambil mengelus-elus telinganya.

“Ya! Ajusshi!!- maksudku… Dimana Seohyun?!!”tanya Sooyoung yang kaget. “Ajusshi?!.. yang benar saja?!..”ungkap Kyuhyun heran.

“A- mian aku hanya terbawa suasana- Tunggu dulu, Sedang apa kau di sini?!”tanya Sooyoung. ‘Ah tidak, Yang terpenting kenapa dia muncul di mimpiku?!..’.

“Apa kau tidak lihat peringatannya?!, Ini ruangan pribadi!…”seru Sooyoung. “Benarkah?… tapi siswa dengan anting-anting kemari menemui temanmu.”jawab Kyuhyun santai. “Anting?”gumam Soooyoung. “hheu, mungkin dia seorang personil Band, gayanya mendekati RockStar”ujar Kyuhyun.

“YongHwa.”gumam Sooyoung pelan. “Ne?”. “Lupakan! Sekarang apa mau-mu?.”Tanya Sooyoung datar.

“Ini… punya-mu kan?…”tanya Kyuhyun sambil menjulurkan tangannya. “ini— Sudah tidak butuh buatmu saja, atau buang saja!.”ucap Sooyoung dingin sambil memalingkan wajahnya. -Gantungan pemberian dari Siwon Oppa-

“Hah?!.. aku cape-cape datang kemari, kau suruh buang?!”seru Kyuhyun. “Ne.”jawab Sooyoung sambil masih mealingkan wajahnya. “Shiroh!! Aiigoo.. Sifatmu tuh jelek sekalu!. Kalau begitu kau buang saja sendiri!”ujar Kyuhyun.

Sooyoung pun berdiri dari duduknya. “Ya! Barang murahan seperti ini buang saja!. Lagi pula tidak ada yang menyuruhmu kemari, Kau saja yang so’ sibuk!.”seru Sooyoung balik.
“Aissshh! Ya! bagaimana bisa kau berkata seperti itu! Bilang saja kau tidak tega membuangnya..”ledek Kyuhyun. “H-ha?.. kau ini bicara apa?.. mana mung-“.

“See~    ini berharga untukmu -kan? ini dari pria besar itu -kan? “Pancing Kyuhyun. Sooyoung terlihat menunduk sambil mengepal tangannya.”Bagaimana pun aku sudah menguping pembicaraanmu kemarin, Aku tau aku salah. Tapi kau lebih salah lagi… karena kau suka berbohong pada diri-mu sendiri. Saat itu baik kau maupun pria besar itu sama-sama salah. Kau tidak jujur dan dia pengecut.”jelas Kyuhyun yang jelas-jelas membuat Sooyoung membatu.

“Tau apa kau?! kau hanya orang yang suka ikut campur urusan orang lain!!! Lihat! setelah ini kau akan melihat ku menangis lagi dan memberitau semua orang!!”bentak Sooyoung matanya sudah berkaca-kaca. “Kalau mau menangis, memangis saja!!! Apa salahnya jika menangis lagi pula menangis akan meringankan perasaan-mu!”bentak Kyuhyun balik. Sooyoung terdiam kaget.

SooYoung’s Memory.

“APPA!!~ APPA!!…..”Saat pemakaman Ayah, aku menangis sangat keras.

Lama-lama aku sadari hanya aku yang berdiri disini sendirian, orang-orang hanya beridiri dipinggir dengan tatapan yang sulit di jelaskan.

Aku sudah jadi anak yatim piatu.

Aku takut tidak ada orang yang mau memungutku. Soal kakek, dulu dia satu-satunya orang yang paling tidak ingin aku temui.

Karena itu aku berhenti menangis aku takut orang akan merasa kerepotan dan tidak mau memungutku.

End-

‘Blind.’

Air mata Sooyoung jatuh, kali ini Sooyoung tidak mengusapnya. Tapi Kyuhyun turun tangan mengusapnya. “Lebih baikkan?..”ujar Kyuhyun. Kyuhyun meletakan gantungan itu di tangan Sooyoung. “Aku rasa,, kau harus bicara dengan -nya..”bisik Kyuhyun lalu berjalan keluar.

Sooyoung seakan tersadar dari kenangannya. Dia melihat Kyuhyun hendak berjalan menuju lift. Sooyoung segera berlari menuju Kyuhyun.

“YA, NEO! BABO!!.. Ishh!..”teriak Sooyoung sambil melempar majalah barusan dan PLAKK!’ tepat mengenai kepala Kyuhyun. Setelah itu Sooyoung berlari dengan kencang menuruni tangga.

“Awww… shhh.. Ya!”Kyuhyun berniat mengejar tapi sayang sudah jauh. “Aisshh!…”rutuk Kyuhyun.

**

Sooyoung berlari dengan sekuat tenaga dia bahakan mengabaikan Penjaga sekolah serta supirnya yang StandBy mengantarnya. Sooyoung seperti kehilangan akal sehatnya, dia hanya berpirkir bahwa dia harus cepat, agar dia tidak menyesal nantinya.

Tempat yang dia tuju sudah pasti….

TBC““

Phuphu… gimana? maap ya klw ngebosenin atau banyak typo. tapi aku dah cekk dulu ko… 🙂 . Part ini dah aku panjangin… semoga chingu2 pada suka ama ceritanya… Makasih ya yang udah komen ama baca ff2 aku yang lainnya… Oiyya.. Jangan Lupa Komen Yooo~ di tunggu kritik dan sarannya~~~ bai~~

Can You Hear Me?

Author : bbellss (@bellaakkumaa)
Tittle : Can You Hear Me
Main Cast :
 • Cho Kyu-hyun
 • Choi Soo-young
Supporting Cast : Find them on Story ^^
Genre : OneShoot, Romance, Friendship
Rating : G
P.S : Annyeonghaseyo~!
Ini fanficts OneShootku yang ke-5.
Fanficts ini terinspirasi dari drama Beethoven Virus dan soundtrack yang diisi oleh Taeyeonie~ dengan judul yang sama Can You Hear Me dan lagunya se7en, “When I Can’t Sing” . Ide cerita murni ideku. Semoga kalian menikmatinya ^^
***
“ Aku mencintainya bukan karena wajah tampannya, suara merdunya, ataupun kelebihannya. Aku mencintainya karena kelemahannya.. karena itu lebih terlihat manusiawi. Jika ia mempunyai banyak kelebihan. Aku akan merasa tak pantas mencintainya.. tak pantas disandingkan dengannya yang mendekati kata “sempurna”.. “ – Choi Soo-young.

Continue reading

Chocolate, Vanilla. #01

Author : Gumball
Tittle : Chocolate, Vanilla. #01. First Impressions.
Main Cast :
Choi Sooyoung,
 Cho Kyuhyun
Supporting Cast : akan bermunculan seiring jalannya cerita,, hhe..
Genre : Romance, School life, ect.

Annyeong!~~
Para Readers sekalian aku minta maaf karna keterlambatan nge-post FF.. ada masalah sama koneksi internet di rumah hhe,, Aku harap kalian masih mau baca FF-ku… sekali lagi maaf ya telat dan makasih buat yang masih nungguin FF-ku..

ooia soal poster,, maklum seadanya author gg jago ngedit hhe… ^^
ya udah segitu aja basa basi-nya… Continue reading

AERIAL [part 2] (re-type)

Author : bbellss (@allebiohc)
Tittle : AERIAL [part 2] (re-type)
Main Cast :
 Choi Soo-young
 Cho Kyu-hyun
Supporting Cast : Find them on the story ^^
Genre : Fantasy, Romance, Sad
Rating : PG
P.S : Terimakasih banyaknya respon yang ada terhadap comeback fanfictsku ^^
Then, now i give you the second part. Enjoy, guys! ^^
*** Continue reading

It’s Hurt [Part 12]

Title: It’s Hurt
Author: talentchrist
Poster: mutiafdh
Theme Song: Let Me Protect You – Kim Jaejoong (Protect the Boss OST)
Main cast: Choi Sooyoung “SNSD”, Cho Kyuhyun “Super Junior”
Other cast: Choi Siwon “Super Junior”, Shim Changmin “DBSK”,
Cho Jino “SM The Ballad”,  Kim Jonghyun “SHINee”,
Daesung “Big Bang”, and others.
Genre: Romance, Sad, Friendship
Rating: PG+10, Teen

Disclaimer: Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, and the other casts are
belong to theirself and God. Story and idea are belong to mine.
Don’t bashing or plagiat! Don’t be the siders please!
Sugen hater or siders go away!
Knights and good reader welcome :)

THANK YOU. KAMSAHAMNIDA. ARIGATOU GOZAIMASU. TERIMA KASIH.

***

Continue reading

Wedding Day [CYHM the series]

Title : Wedding Day [CYHM the series]
Author : Park Ah-Rin
Cast : Cho Kyuhyun “Super Junior” & Choi Sooyoung “SNSD”
Support cast : Im Yoon Ah “SNSD” & Lee Donghae “Super Junior”
Genre : Romance
Rating : T
Disclaimer : Kyuhyun oppa milik Sooyoung eonnie. Sooyoung eonnie milik Kyuhyun oppa. Donghae oppa milik DHEA alias SAYA karena dia calon SUAMI saya :p *jangan protes*. Yoona eonnie milik orang tuanya dan tuhan ~Kkkkk

Sebelumnya silahkan baca :

CAN YOU HEAR MY HEART ?

ENDING OF OUR LOVE STORY

Annyeonghaseyo ^^
Pada bingung nggak sama tulisan dalam kurung…. CYHM the series itu kepanjangan dari can you hear me the series XD ~Kkk… aku sengaja buat nama itu biar nggak usah nulis after story.. atau sequel.. jadinya aku buat nama itu.. haha… yang ending of our love story kan acara lamaran.. sekarang aku buat acara pernikahan…

Gimana ya acara pernikahan mereka ? mau tau ? *reader : nggakk !*.. ya nggak papa sih kalo nggak mau tau… sebenarnya acara pernikahannya juga biasa aja XD wkwkwk….. Continue reading